F.   Hakikat Utama al-Qur’an Surat ‘Abasa [80]: 24-32
Sesungguhnya mukjizat menumbuhkan tumbuh-tumbuhan sama dengan mukjizat menciptakan manusia; kedua makhluk ini pada asal mulanya terbentuk dari protoplasma. Protoplasma tumbuh-tumbuhan dan manusia sangat mirip sekali. Akan tetapi, mukjizat yang paling menakjubkan terdapat pada protoplasma yang ada dalam bibit tumbuh-tumbuhan, biji-bijian, buah-buahan, dan pohon-pohonan, yaitu protoplasma-protoplasma itu dapat membelah tanah. Demikian proses kejadian biji-bijian, tumbuh-tumbuhan, dan pohon-pohon.
            Hikmah Ilahi pun terkandung pula di dalam hujan yang daripadanya semua tumbuh-tumbuhan mengambil makanannya, seperti apa yang telah diungkapkan oleh firman-Nya;
 (25). Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),
(QS. ‘Abasa [80]: 25)
Bagaimanakah proses kejadian hujan ini yang dimulai dari uap yang menguap dari lautan, sungai-sungai, dan danau-danau? Bagaimana pula perannya hingga ia dapat turun pada musim-musim yang tertentu, dan berkat adanya hujan kehidupan di muka bumi dapat berlangsung? Kemudian bagaimana pula air hujan ini menjadi penyebab terbelahnya tanah karena tumbuhnya tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohon? Tahap-tahap itulah yang dilalui oleh makanan manusia, sebagaimana pula tahap-tahap itulah yang dilalui oleh manusia, sebagaimana pula tahap-tahap kejadian dan pembentukan manusia seperti yang telah dijelaskan tadi. Kekuasaan Ilahi dan penciptaan-Nya di dalam menciptakan tahap-tahap yang dilalui oleh tumbuh-tumbuhan sama dengan kekuasaan dan pencitpaan-Nya terhadap tahap-tahap pembentukan manusia.
Setelah itu al-Qur’an menerangkan tentang proses kejadian tumbuh-tumbuhan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dan ternak, seperti apa yang telah diungkapkan oleh firman-Nya:
 (32). untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
(QS. ‘Abasa [80]: 32)
Reactions:

Post a Comment

 
Top