Berulang-ulang Nabi Luth a.s memberi nasehat kepada kaumnya, bahkan mengancamnya dengan siksaan Allah, tetapi mereka tetap saja menentangnya dengan selalu mengatakan: Cobalah datangkan siksaan Tuhanmu itu, agar kami dapat menyaksikan, jika engkau adalah orang yang benar. Karena demikian yang selalu mereka minta, maka Allah kabulkan datangnya siksa kepada mereka yang sangat durhaka kepada Allah itu. Ketika datang kabar itu kepada Nabi Ibrahim a.s, bahwa negeri Luth akan dibinasakan oleh Allah, disebabkan penduduknya dari orang-orang yang berbuat keji dan tak punya rasa malu.

Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Ankabut ayat 31 - 32 :

31. dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan: "Sesungguhnya Kami akan menghancurkan penduduk negeri (Sodom) ini; Sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim".
32. berkata Ibrahim: "Sesungguhnya di kota itu ada Luth". Para Malaikat berkata: "Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan Dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya. Dia adalah Termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).

Sebelum negeri Luth a.s dibinasakan Allah, maka datanglah kerumah Nabi Luth para Malaikat utusan Allah, mernberi tahukan bahwa negeri itu akan ditimpa siksaan yang besar. Para Malaikat yang datang itu menjelma diri sebagai laki-laki yang bagus-bagus dan cakep-cakep, sehingga sebagaimana diceritakan, bahwa kaumnya Nabi Luth meminta supaya Luth bersedia memberikan tamu-tamunya itu kepada mereka. Dan ketika Nabi Luth a.s merasa sedih dan malu atas tingkah laku kaumnya, maka para Malaikat itu rnemberi tahu kepada Luth, sebagaimana firman Allah dalam surah Hud ayat 81-83 :

81. Para utusan (malaikat) berkata: "Hai Luth, Sesungguhnya Kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu Pergilah dengan membawa keluarga dan Pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya Dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena Sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; Bukankah subuh itu sudah dekat?".
82. Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,
83. yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu Tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.

Demikianlah negeri Nabi Luth  a.s dimusnahkan oleh Allah, dan sebelumnya, Nabi Luth a.s beserta orang-orang yang beriman cepat-­cepat keluar meninggalkan daerah itu. Setelah itu Allah menurunkan siksa pada kaum yang durhaka, berupa gempa bumi yang sangat dahsyat, sehingga buminya berbalik-balik yang atas jadi bawah. Juga disertai dengan hujan batu bercampur api yang menyulut-nyulut dan benar-benar dahsyat sampai menakutkan. Semuanya mati dan hancur berantakan, kecuali Nabi Luth a.s dan orang-orang yang beriman saja bisa meneruskan perjalanan hidupnya.

Firman Allah dalam surah Asy-Syu'ara ayat 174 :
174. sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
Reactions:

Post a Comment

 
Top