Sumber Gambar: keprinet.com

Kader pemimpin yang unggul dalam setiap aktivitasnya selalu berusaha untuk menghasilkan hal-hal yang produktif dan berkualitas untuk menjadi yang terbaik dan unggul. Setiap waktu yang terpakai dan aktivitas yang dilakukan memberikan manfaat sehingga tidak ada hal yang sia-sia. Pemimpin yang berkarakter seperti ini memiliki sense of purpose, memiliki visi dan tujuan yang jelas sehingga setiap keputusan dan tindakan yang diambil selalu terencana dan memiliki dampak yang terukur. Setiap capaian-capaian yang dihasilkan selalu dievaluasi sehingga sekecil apapun kelemahan dan kekurangan yang terjadi akan secepatnya dapat diperbaiki.
Spirit ini pula yang menjadikan Marzuki Ali berupaya terus-menerus memaksimalkan potensi, kemampuan, dan ketrampilan dan selalu mencoba menjadi yang terbaik melalui perbaikan diri terus menerus (continuous improvement. Perbaikan diri terus menerus (contnuous improvement) adalah sebuah pendekatan sistematis dalam usaha terus menerus menemukan dan mengeliminasi penyebab utama suatu permasalahan. Semangat continuous improvement merupakan nilai-nilai luhur yang telah diterapkan Marzuki Ali sehingga berhasil menjadi pengusaha yang memulai dari bawah, pendidikan sampai jenjang tertinggi doktor, dan karir politik sebagai ketua DPR.
Nilai ini memberikan gambaran pada kita tentang bagaimana mencapai standar kualitas yang optimal melalui beberapa langkah perbaikan yang sistematis dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Filosofi Continuous Improvement merupakan transformasi dari konsep Kaizen; konsep yang memaksa kita memperbaiki setiap kesalahan yang muncul dalam proses produksi secara bertahap yang dimulai dengan memperbaiki kesalahan yang besar hingga kesalahan yang kecil sampai tidak ditemukan lagi kesalahan dalam proses produksi.
Perbaikan terus menerus sangat penting karena kepemimpinan yang unggul ditentukan oleh pemikiran yang berkualitas sebagaimana tindakan yang terbaik didahului oleh pikiran yang terbaik pula. Pemimpin yang berkualitas secara mental akan membingkai kembali situasi-situasi untuk membantu dirinya dan orang yang dipimpinnya dalam melihat tantangan-tantangan dalam pandangan yang positif. Kondisi dan permasalahan yang dihadapi pada saat tertentu mungkin boleh jadi  sama, tetapi pemimpin yang berkualitas mampu melihat lebih dalam dengan sudut pandang yang berbeda, sehingga menghasilkan analisa dan solusi-solusi baru yang berbeda dari pada umumnya.

Salah satu contoh pemimpin yang unggul adalah Marzuki Ali. Dia tidak pernah putus asa dan terus menerus berjuang sampai sukses berhasil diraih. Beberapa kali Marzuki Ali mengalami kegagalan,  tetapi ia terus maju, sampai akhirnya bisa mengembangkan berbagai jenis perusahaan yang selama telah berkontribusi banyak bagi kemajuan Indonesia. 
Reactions:

Post a Comment

 
Top